Berita terkini BMCE -mdgpdijabar.com – Rapat ini dilaksanakan di Hotel Grand Pangrango Bogor yang dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Daerah Jawa Barat, Pdt. Ferdinand Rompas, Rabu, 08/05/24.
Rapat Pleno merupakan rapat yang diadakan oleh pengurus harian, yang diikuti oleh seluruh Majelis Daerah, mulai dari Penasehat, personalia Biro-Biro dan staf ahli. Selain itu, rapat pleno juga merupakan rapat penting yang dihadiri oleh seluruh anggota untuk membahas sesuatu yang dianggap penting.
Rapat dibuka dengan doa oleh Pdt. Gideon Slamet dan dilanjutkan dengan renungan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pdt. Rovel Mumu (Biro Dikjar) mengungkapkan bagaimana cara terbaik mendapatkan kedudukan yang terbaik untuk menjadi pemimpin dengan cara Tuhan yaitu menjadi pelayan, yang dikutip dalam Injil (Markus 10:35-45).
Ada pun agenda rapat pleno yaitu evaluasi laporan periode kerja (Mukerda II Juli 2023 sampai dengan Juni 2024), membahas strategi administrasi sekretariat Majelis Daerah Jawa Barat, keuangan dan tim kerja 1 sampai 7.
Ketua Majelis Daerah Pdt. Ferdinand Rompas berhasil memimpin rapat pleno IV dengan lebih dahulu membacakan berita acara yang dibacakan oleh sekretaris daearah Pdt. Herlina Budiawan, M.Th setelah itu rapat pleno dibuka secara resmi meminta Rahmat Tuhan dan pertolongan-Nya agar berjalan dengan lancar dan baik, ditandai dengan mengetok meja sidang dengan Menyebutkan Dalam nama Bapa Anak laki-laki dan Roh Kudus.
Hasil rapat pleno beberapa menghasilkan keputusan, sebagai pedoman pelaksanaan tugas untuk menjalankan program selanjutnya demi kemajuan Organisasi Gereja Pantekosta di Indonesia Jawa Barat, perhatian khusus untuk penanganan pengembalaan di Gereja-geraja lokal dan menangani masalah-masalah pribadi yang terkait dengan Gembala Jemaat. Dibahas juga dalam hal doktrin Gereja GPdI bagaimana menghadapi ajaran yang berkembang di medsos sebagai tantangan di akhir zaman.
Keuangan Majelis Daerah, dalam roda organisasi sangat bergantung pada pengelolaan uang kas yang efektif. Uang kas merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam pengelolaan keuangan organisasi, dalam merencanakan dan mengendalikan keuangan dengan lebih efisien. Pengelolaan uang kas yang transparan dan akuntabel merupakan prinsip penting dalam menjaga integritas organisasi, sehingga keuangan Kas Majelis Daerah dapat diatur dengan baik untuk meningkatkan pendapatan melalui pengaturan sesuai sistem organisasi yang diatur oleh AD/ART sehingga sampai pleno hari ini keuangan berjalan lancar/ sumber : bendahara MD Pdt. Happy Manopo S.Th.
Salah satu pokok dalam pembahasan dalam pleno kali ini ditekankan prinsip mengenai organisasi dalam menjalankan tugas dalam pengambilan keputusan untuk mencapai tujuan atau target yang akan dicapai, dengan ini ketua Majelis Daerah telah membangun kelompok kerja (teamwork) dalam menjalankan organisasi serta mampu memperlengkapi anggota dan memberikan kekuasaan penuh dalam menangani permasalahan yang dihadapi dilapangan dengan mengedepankan saling menghormati, menjaga dan selalu berkoordinasi dengan Ketua Majelis Daerah.
diharapkan dengan pembagian tugas ini yang pada akhirnya menghasilkan kinerja yang baik. Hal ini ditujukkan Untuk mencapai sebuah tujuan yang mulia dan diusulkan.
Ketua Majelis Daerah menunjukkan kemampuannya dalam metode kepemimpinan yaitu, etika, karakter dan integritas seluruh jajaran Majelis Daerah, dimana prilaku anggota Majelis Daerah membujuk dan memproses sebagaimana yang diatur oleh AD/ART dan janji kesetiaan kepada organisasi, baik secara administrasi maupun manajemen sehingga terjadi perubahan. . dalam MD pribadi. Perubahan-perubahan yang terjadi bertujuan agar dapat mencapai kemajuan di Jawa Barat./lt.

Leave a Reply